Share on Pinterest
More share buttons
prasasti tapak

Wisata Sejarah di Bogor: Prasasti Tapak Gajah

Banyak situs bersejarah bertebaran di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor yang bisa dituju. Bila Anda sedang berlibur di Bogor, masukkan objek wisata ini ke dalam daftar yang akan Anda kunjungi. Berwisata ke tempat bersejarah akan membuka wawasan kita perihal kehidupan masa lalu dan menjadikan kita mengenal lebih dalam bangsa yang meninggali negeri ini. Salah satu situs bersejarah yang sampai sekarang masih terawat cukup baik adalah sebuah prasasti yang dikenal dengan nama Prasasti Tapak Gajah.

Prasasti ini disebut juga Prasasti Kebon Kopi I karena lokasi penemuannya dahulu adalah area kebon kopi. Tempat di mana kita bisa melihat prasasti saat ini adalah in situ, artinya di situlah dahulu lokasi prasasti itu ditemukan. Penemu prasasti ini berkebangsaan Inggris bernama Jonathan Rigg saat dia sedang membuka hutan di sekitar Kampung Muara untuk dijadikan perkebunan kopi di pertengahan abad ke-19

prasasti tapak gajah

Prasasti Tapak Gajah berupa sebuah batu yang di atasnya terdapat sepasang tapak gajah. Kedua tapak ini mengapit tulisan Pallawa berpola metrum anustubh dalam bahasa Sansekerta yang bunyinya jayavis halsya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam. Makna dari tulisan itu adalah di sini tampak sepasang kaki gajah yang seperti airawata, gajah penguasa Taruma yang agung dan bijaksana.

Dua tapak gajah yang ada di atas batu prasasti bukanlah tapak gajah asli. Itu merupakan hasil pahatan yang dibuat menggunakan pahat besi yang memang sudah ada pada masa itu. Begitu pun tulisan Pallawa yang diapit kedua tapak itu.Tapak tersebut adalah tapak gajah tunggangan Raja Purnawarman yang mirip Airawata. Dalam mitologi Hindu, Airawata merupakan tunggangan dewa perang dan penguasa petir, Batara Indra. Ini bisa ditafsirkan bahwa Raja Purnawarman yang penguasa Taruma memuja Dewa Indra sebagai dewa perang.

prasasti kebon kopi

Untuk bisa sampai di lokasi Prasasti Tapak Gajah yang merupakan peninggalan masa Kerajaan Tarumanegara ini tidaklah sulit. Prasasti ini berada di Kampung Muara, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Kita bisa menggunakan angkutan umum ‘angkot’ atau lebih nyaman lagi bila menggunakan kendaraan sendiri. Bila menggunakan angkot dan berangkat dari Terminal Bus Baranangsiang, kita bisa menggunakan angkot warna hijau nomor 03 trayek Bubulak-Baranangsiang. Sampai di Terminal Bubulak kemudian disambung angkot jurusan Ciampea dan nanti turun di Pasar Ciampea yang merupakan akhir perjalanan dari angkot tersebut. Dari Pasar Ciampea, jalan sedikit melewati pasar hingga ketemu pertigaan. Dari pertigaan itu kita bisa melanjutkan perjalanan dengan naik ojek hingga ke lokasi. Bila mau hemat biaya dan sedikit olah raga, bisa jalan kaki sampai lokasi kurang lebih sekitar satu jam. Jika Anda bawa motor atau mobil sendiri dan menggunakan jalur sama dengan angkot yang dari Terminal Bubulak, jangan melewati Pasar Ciampea kecuali di atas pukul 12 siang. Bila tidak, Anda akan terjebak macet. Lebih baik gunakan jalan sebelum pasar yaitu pertigaan yang ada di dekat Polsek Ciampea. Di pertigaan itu belok kiri dan terus ikuti jalan utamanya sampai bertemu tikungan sekaligus pertigaan yang ada papan penunjuk arah ke lokasi Prasasti Batutulis Ciaruteun. Dari situ, jarak ke lokasi Prasasti Tapak Gajah sekitar 20 menit jalan kaki.

Selamat berwisata memasuki masa Kerajaan Tarumanegara.

7996 Total Views 10 Views Today
Wisata Sejarah di Bogor: Prasasti Tapak Gajah
5 (100%) 1 vote
(Visited 1,491 times, 2 visits today)


About

independent blogger | friendship lover | truth hunter | hypocrisy hater | humble humorist


'Wisata Sejarah di Bogor: Prasasti Tapak Gajah' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool