Share on Pinterest
More share buttons
Toge Goreng

Toge Goreng, Kuliner Khas Bogor Yang Tidak Digoreng

Apa saja sih kuliner khas Bogor itu? Mungkin tidak semua orang bisa menjawab pertanyaan tersebut, bahkan orang yang tinggal di Bogor. Banyak yang berwisata ke Bogor untuk mencicipi kuliner khas kota ini, sebut saja asinan bogor, doclang, toge goreng, cungkring, seupan taleus, soto mie, soto kuning, laksa bogor dan sebagainya. Atau yang sudah “modern” seperti macaroni panggang, pia apple pie, pizza kayu bakar, talas bogor, sop buah dan sebagainya. Salah satu ikon kuliner Bogor yang banyak menjadi buruan orang adalah Toge Goreng. Melihat namanya kita mungkin akan beranggapan bahwa makanan yang satu ini adalah sebuah makanan dengan berbahan baku toge yang digoreng. Bahan bakunya memang benar toge, tapi pengolahan dari Toge Goreng sendiri bukanlah digoreng melainkan direbus. Ketupat, mie kuning dan tahu goreng disiapkan di atas piring, yang kemudian “ditimpa” dengan gundukan toge yang sudah direnys sebagai bahan utama. Terakhir, guyuran bumbu tauco yang bercita rasa manis dan asam menghadirkan rasa segar yang khas dari kuliner yang satu ini. Tambahkan sedikit sambal dan kerupuk untuk menyempurnakan rasa.

Toge Goreng Ibu Omah

Tampilan Toge Goreng Ibu Omah

Di Bogor, tak sulit untuk menemukan penjaja Toge Goreng ini. Di berbagai sudut kota kita bisa menemukan penjual yang umumnya masih menggunakan pikulan atau gerobak tradisional. Ada beberapa nama penjual Toge Goreng yang sudah dikenal reputasi dagangannya selama puluhan tahun. Salah satunya adalah Ibu Omah, yang menempati kedai sederhana di samping Toko Kue Bogor Permai, Jl. Sudirman. Berjualan sejak pukul 7 pagi, kedai ini terlihat penuh di jam waktu sarapan dan makan siang. Bumbu tauco yang diramu sendiri menjadi andalan dari toge goreng ini, yang sekarang sudah dikelola oleh generasi ketiganya.

Toge Goreng Mak Evon

Ma Evon di kedai Toge Goreng-nya

Ada pula Toge Goreng Mak Evon, yang menjual dagangannya di sudut jalan Gg Besi, di kawasan Jl. Suryakencana. Sudah dikelola oleh generasi keduanya, mak evon masih sering tampak di kedainya menyapa para pelanggan setianya. Walau tempatnya agak masuk, tapi sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mencarinya. Susuri saja Jl Suryakencana, dan belok di pertigaan tepat di samping Bank CIMB Niaga, sekitar dua ratus meter di sebelah kiri jalan kita bisa temukan lokasi Toge Goreng Mak Evon.

Toge Goreng Pak iwon

“Outlet” Toge Goreng Pak Iwon di depan Supermarket Ngesti, Jl Pajajaran

Tidak jauh dari terminal Baranangsiang, kita juga bisa mencicipi toge goreng yang cukup melegenda, Toge Goreng Pak Iwon. Berjualan di pelataran Supermarket Ngesti (sekitar 50 meter dari terminal baranangsiang), toge goreng Pak Iwon lebih terlihat ramai di malam hari. Aksesnya yang mudah, membuat banyak orang dari luar kota memilih tempat yang satu ini.

Toge Goreng Gebro Putra

Toge Goreng H. Mamad S.

Nama Mang Gebro adalah nama yang legendaris di bidang per-“toge goreng”-an. Sudah sejak tahun 60an nama mang Gebro lalu lalang di dunia kuliner Bogor sebagai salah satu penjaja toge goreng legendaris. Akan tetapi saat ini Mang Gebro sudah mangkat, dan mewariskan ilmu meracik toge gorengnya ke beberapa anak didiki dan keturunannya. Salah satunya H. Mamad yang menjual toge goreng di Jl. Pengadilan, depan Toko Irian. Di sini selain disuguhi toge goreng yang nikmat, kita juga bisa menyeruput salah satu ikon mimunan khas kota Bogor: Es Pala.

Jadi jangan ngaku pernah ke Bogor kalau belum mencicipi Toge Goreng.

11177 Total Views 3 Views Today
Toge Goreng, Kuliner Khas Bogor Yang Tidak Digoreng
5 (100%) 1 vote
(Visited 3,029 times, 1 visits today)


About

Foodie - Blogger - Bogor


'Toge Goreng, Kuliner Khas Bogor Yang Tidak Digoreng' have 3 comments

  1. 06/22/2015 @ 4:08 pm Fahmi

    Penyajiannya dan bumbunya mirip ketoprak ya? harus di coba dan dibandingin deh 😀

    Reply

    • 06/22/2015 @ 11:22 pm Indriyatno Banyumurti

      Penyajiannya mirip, tapi kalo bumbu beda jauh. Ketoprak bumbu kacang, kalo Toge goreng bumbu tauco. Rasanya juga beda

      Reply

  2. 09/04/2017 @ 9:47 am Dedy

    Bedanya dengan lontong balap (khas Surabaya) apa ya? Kayak nya sama2 berbahan dasar tauge…

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool