Share on Pinterest
More share buttons

Pura Parahyangan Tempat Sembahyang Terindah di Lereng Gunung Salak Bogor

Pesan Resort Murah di Bumi Tapos Bogor

Dari artikel sejarah yang saya baca, Pura Parahyangan Jagatkarta yang berada tepat di Lereng Gunung Salak, Ciapus, Bogor ini, konon dibangun karena disinilah dahulunya pernah berdiri kerajaan Hindu tanah Sunda yang sudah termasyur sejak ratusan tahun lalu, dibawah kepemimpinan Prabu Siliwangi dari kerajaan Padjajaran. Tempat yang akhirnya dijadikan salah satu objek wisata di Bogor ini lokasinya mudah dijangkau, berada tidak jauh dari Kota Bogor dan masih satu jalur dengan kawasan wisata Bogor gunung salak endah yang memang sudah terkenal keindahan dan keasriannya.

Ide pembangunan Pura Gunung Salak ini ditenggarai oleh seorang tokoh agama Hindu dari Bali bernama Anggawijaya pada tahun 1984, yang bermula saat ia melakukan ritual sembahyang di lereng gunung Salak. Merasakan sesuatu yang aneh, ia berkeyakinan disitu adalah tempat yang cocok untuk dibangun Pura, tempat sembahyang-nya umat Hindu. Dari situ ia melakukan ritual sembahyang memohon kepada Sang Hyang Widi bersama pemangku, tokoh agama dan lainnya untuk meminta petunjuk.

Pura Parahyangan. cr :http://buitenzorgtourismandguiding.blogspot.com/

Berdasarkan petunjuk dari kejadian mistis dan hal-hal gaib yang didapat selama melakukan ritual sembahyang serta rangkaian proses spiritual yang cukup panjang, akhirnya disepakati lokasi tersebut didirikan Pura. Bukan tanpa alasan, karena konon di tempat berdirinya Pura Jagatkarna ini juga merupakan tempat petilasan Prabu Siliwangi yang berbentuk batu-batuan, ditempat inipula disebutkan bahwa Prabu dan bala tentaranya Moksa (kembali ke sang pecipta).

Pura dari area pengunjung. cr @raninovariany

Dan para tahun 1995, dimulailah pembangunan sebuah candi disatu titik yang diyakini sebagai tempat petilasan Prabu Siliwangi. Pembangunan itu juga ditandai sebagai simbol penghormatan kepada leluhur tanah Sunda, yang sudah membawa masa keemasan kerajaan hindu padjajaran, dari rentang waktu tahun 1455 hingga 1533. Hal itu juga terungkap dan tertera pada Prasasti Batu Tulis, Bogor.
Proses pembangunan yang memakan waktu kurang lebih 10 tahun itu akhirnya diresmikan sekitar akhir tahun 2005, dengan diadakannya upacara Ngenteg Linggih.

Patung gajah di depan gapura cr: @raninovariany

Dari namanya, Pura Parahyangan Agung Jagatkarta ini mengandung makna, yaitu tempat yang indah dan mulia sebagai istana Yang Maha Agung.

Dari pintu gerbang (gapura) cr @raninovariany

Tidak berlebihan, karena tempat ini memang indah, udara yang sejuk serta hening karena berada di Lereng Gunung menambah kesan spiritual yang menenangkan. Pura yang berdiri kokoh dengan tatanan ruang bangunan yang indah ini jelas menjadi daya tarik wisatawan untuk melihatnya, selain penganut agama Hindu itu sendiri untuk melakukan sembahyang dan upacara agama. Pura yang dinyatakan sebagai Pura terbesar di Jawa Barat dan terbesar kedua di Indonesia setelah Pura Besakih di Bali ini juga menyimpan misteri dan kekaguman tersendiri untuk para pengunjung.

area parkir bagi pengunjung pura cr: @raninovariany

Abaikan yang lagi narsis biar nggak dibilang hoax ^^

Dan seperti halnya tempat ibadah agama lain, ada tata tertib yang boleh dan tidak boleh kita lakukan walaupun tempat ini sudah dijadikan tempat wisata umum. Salah satunya, kita harus mengenakan kain yang diikatkan di pinggang khas untuk menghormati penganut Hindu lainnya. Kitapun hanya dibatasi melihat Pura dan bangunan candi lainnya hanya tepat didepan Gapura. Tetap menjaga kebersihan dan ketenangan. Dari info yang saya dapat, selain tempat sembahyang agama Hindu, bangunan yang berada di lokasi Pura ini juga dijadikan tempat bagi penganut agama lain untuk melakukan meditasi, yoga dan beberapa ritual lainnya, tidak heran karena tempat ini benar-benar tenang dan damai, yang terdengar hanya ada angin semilir diantara pohon, cicitan burung dan gemericik air yang mengalir dari pegunungan.
Jika ingin berkunjung kesini, akses dari Kota Bogor tinggal mengikuti jalur/jalan Ciapus. Tempatnya ada di sisi kiri jalan, nanti ada petunjuk plang besar Pura Parahyangan. Tempat parkir disini juga luas, ada penjaga parkir dan pondokan penjaja makanan, seperti Bakso, Soto dan cemilan lainnya.

8918 Total Views 3 Views Today
Pura Parahyangan Tempat Sembahyang Terindah di Lereng Gunung Salak Bogor
5 (100%) 2 votes
(Visited 2,300 times, 1 visits today)


About

Blogger | @melfeyadin


'Pura Parahyangan Tempat Sembahyang Terindah di Lereng Gunung Salak Bogor' have 5 comments

  1. 02/13/2015 @ 8:32 pm Yudhie

    Hahahaha suka jargonnya “Abaikan yang lagi narsis biar nggak dibilang hoax”

    Reply

    • 02/14/2015 @ 9:04 am Melly Feyadin

      Hahahaha, padahal sengaja dipajang biar eksis wkwkwkwk

      Reply

  2. 02/14/2015 @ 9:14 pm Ranii

    pengen nyobain meditasi di sana deh kak, pasti tenaaaang bangeet..

    Reply

  3. 02/17/2015 @ 9:09 am Gioveny Astaning Permana

    wah aku pernah kesana diomelin sama yg jaga gara2 belom izin dan belom pake kain putih 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool