Share on Pinterest
More share buttons
Kuburan Belanda

“Nyekar” ke Makam Belanda di Kebun Raya Bogor

Minggu pagi yang cerah dengan udaranya yang sejuk memang asik untuk dihabiskan sambil liburan di Bogor. Salah satu opsi yang cukup menyenangkan tentu saja jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor. Jangan keburu bete atau bosan dengan suasana KRB yang itu-itu saja, karena ada beberapa spot yang pasti belum banyak orang tahu. Salah satunya adalah makam Belanda.

Kuburan Belanda

Kuburan Belanda

Lokasi makam yang tersembunyi

Kalau Jakarta punya Museum Taman Prasasti yang berisi makam-makam peninggalan Belanda yang artistik, Kebun Raya Bogor juga ternyata punya, hanya saja memang tempatnya agak tersembunyi.

Berada di antara rimbunnya pohon bambu yang menjulang tinggi, komplek yang terdiri dari 42 makam ini ternyata sudah ada bahkan jauh sebelum Kebun Raya Bogor didirikan! Dan dari keseluruhan makam yang ada, 38 di antaranya punya identitas sedangkan sisanya makam tak dikenal. Mayoritas jasad yang bersemayam adalah kerabat dekat Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Kuburan Belanda

Kuburan Belanda

Makam DJ de Erens, Gubernur Jenderal yang menjabat tahun 1836-1840 terletak tidak jauh dari pintu masuk. Ada pula makam Ary Prins, ahli hukum yang 2 kali menjadi pejabat sementara Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Kuburan Belanda

Masuk lebih dalam, ada makam 2 ahli biologi yang meninggal tahun 1870-an pada usia muda. Mereka dimakamkan dalam 1 tempat, dengan 1 nisan. Mereka adalah Heinrich Kuhl dan JC Van Hasselt, anggota ‘The Netherlands Commission for Natural Sciences’ yang dikirim ke Indonesia untuk bekerja di Kebun Raya Bogor.

Makam tertua adalah milik Cornelis Potmans. Dia adalah seorang Belanda yang jadi administrator toko obat, wafat pada 2 Mei 1784. Meskipun saya tidak menemukan nisannya meski sudah berputar-putar mencari. Sedangkan makam terbaru, dengan nisan yang paling modern adalah milik Prof Dr AJGH Kostermans. Ahli botani keturunan Belanda itu wafat pada 1994. Dia lahir dan menjadi Warga Negara Indonesia sejak lahir pada 1958.

Kuburan Belanda

Sesuai keinginannya, Kostermans dimakamkan di lingkungan tumbuhan yang dia cintai. Ini juga sebagai bentuk penghargaan pemerintah Indonesia, atas jasa Kostermans bekerja di kantor Herbarium Bogoriense sampai akhir hayatnya.

Suasana yang sejuk karena rimbunnya pohon membuat daerah situ terasa nyaman alih-alih seram, tapi semuanya berubah ketika di rumah istri saya yang biasa melihat lelembut menceritakan alasannya nggak mau masuk ke areal makam.

Untung tahunya belakangan… ^.^’

6872 Total Views 3 Views Today
“Nyekar” ke Makam Belanda di Kebun Raya Bogor
5 (100%) 3 votes
(Visited 1,140 times, 1 visits today)


About

Blogger | Storyteller | Filmmaker.


'“Nyekar” ke Makam Belanda di Kebun Raya Bogor' have 4 comments

  1. 04/01/2015 @ 12:24 pm Gioveny Astaning Permana

    aku jadi penasaran sama istrinya kang irvan, alesannya apa ya 😀

    Reply

    • 04/01/2015 @ 1:24 pm Irvan

      Hayoo… Kira2 apa yaa? 😛

      Reply

  2. 04/01/2015 @ 4:21 pm Melly Feyadin

    Sy pernah dikasih tau temen..klo di sini horror banget ^^
    dr gambarnya aja udah keliatan 😀

    Reply

    • 04/01/2015 @ 4:37 pm Irvan

      Masa sih? Saya kok gak nyadar ya kalo horor? Hehehe…

      Sampe liat istri yg pucet dan milih nunggu di deket lantor LIPI 😀

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool