Share on Pinterest
More share buttons
Monumen Kapal

Monumen Kapal di Skadron Udara 8, Atang Sendjaya Bogor

Bagi yang liburan di Bogor pasti akan melewati monumen yang berdiri tepat di persimpangan Jalan Raya Semplak menuju ke Bantar Kambing atau Ciampea dan menuju ke Salabenda kemudian mengarah ke Parung ini lebih dikenal dengan nama Monumen Kapal ketimbang dengan nama Monumen Helikopter, yang mana di Skadron Udara 8 Atang Sendjaya adalah home base dari pesawat jenis helikopter.

Di bagian dinding belakang monumen kapal yang bentuknya utuh ini juga ada  tulisan di bagian kanan “Selamat Datang di Lanud Atang Sendjaya” dan juga “Home Of Chopper” yang bisa kita artikan rumah bagi helikopter,  Chopper sebutan lain dari yang kita kenal sebagai pesawat helikopter. sedangkan di bagian kiri tertulis “SAR Tempur” dan “BASARNAS” dengan menampilkan gambar dari pesawat helikopter yang digunakan untuk kedua kegiatan tersebut.

Pengertian kapal menurut wikipedia adalah kendaraan pengangkut penumpang dan barang di laut (sungai dsb) seperti halnya sampan atau perahu yang lebih kecil. Masyarakat kita lebih menganalogikan dan menyebut monumen ini dengan kapal terbang, berlanjut ke pengertiannya mungkin bisa kita artikan sama, hanya jalur mengangkutnya via udara.

Informasi yang saya dapatkan, jenis helikopter yang dijadikan monumen ini adalah Mil Mi-1 yang berasal dari Uni Soviet. Helikopter ini diproduksi pada masa 1950-1965. Nama jenis helikopter ini berasal dari nama pembuatnya Mikhail Mil yang bekerja di industri helikopter sebelum tahun 1930. Mil Mi-1 hanya satu dari beberapa jenis helikopter yang diciptakan oleh Mikhail Mil. Mil Mi-1 sendiri menurut spesifikasinya terdiri dari 3 kursi, yang terdiri 1 untuk pilot dan 2 untuk penumpangnya.

Monumen Kapal

Daftar Nama Operasi Yang Pernah Diemban Oleh TNI AU

Skadron Udara 8 Atang Sendjaya memiliki julukan “Segesit Puma Sekuat Gajah” karena saat ini mengawaki pesawat helikopter jenis Puma SA-330 buatan Perancis dan PT. DI, Bandung dan lambang dari skadron udara 8 adalah Gajah Terbang.

Awalnya Skadron Udara 8 mengawaki pesawat helikopter yang banyak berasal dari Eropa Timur, seperti yang dijadikan monumen. Pesawat helikopter Mi-6 yang berasal dari Uni Soviet pada tahun 1960-an adalah salah satunya, saat dibawa ke Indonesia tidak dalam keadaan utuh (Complety Build Up) melainkan dalam kondisi siap untuk dirakit ulang (Complety Knock Down). Perjalanan helikopter Mi-6 ini dari Pelabuhan Tanjung Priok diangkut menuju Pangkalan Udara Cililitan (Halim Perdana Kusuma) yang siap diterbangkan dan dipimpin langsung oleh Kapten Udara Atang Sendjaya.

Skadron Udara 8 Atang Sendjaya pernah dibekukan karena pesawat helikopter yang kebanyakan berasal dari Eropa Timur terkendala untuk pengadaan suku cadangnya selain karena penggunaan jam terbang yang semakin berkurang.

Memasuki usianya yang ke-50 di tahun 2015 ini, Skadron Udara 8 akan mengadakan kegiatan yang bertujuan sebagai ajang silaturahmi dan sarana integrasi antara warga Skadron Udara 8 dengan masyarakat umum. Pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2015 mendatang akan ada kegiatan Fun Bike.

3443 Total Views 6 Views Today
Monumen Kapal di Skadron Udara 8, Atang Sendjaya Bogor
5 (100%) 2 votes
(Visited 604 times, 1 visits today)


About

Hootsuite Asia Pacific Ambassador


'Monumen Kapal di Skadron Udara 8, Atang Sendjaya Bogor' have 2 comments

  1. 05/22/2015 @ 10:32 am Fahmi

    Wah baru engeh kalau bogor juga punya yang kayak gini :O

    Reply

  2. 05/22/2015 @ 11:00 am Khoirina

    Gue sering lewat sini sih, tapi gak pernah berhenti buat liat langsung.
    Bagus juga emang tempatnya, kalo weekend sore-sore gitu banyak yang main dan foto-foto disitu.

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool