Share on Pinterest
More share buttons

Martabak Blackpool Cabang Bogor, Inovasi Rasa Manisnya Kue Blackforest

Nama Blackpool emang “inggris” banget. Saya sendiri nebaknya, pasti ini salah satu kota di negeri Ratu Elizabeth. Pasti deh. Mungkin karena inget Liverpool, yang populer sebagai “kota sepakbola”. Haqul Yakin, ternyata bener. Ada kota namanya Blackpool. Dari Wikipedia, merupakan nama kota di Inggris. Kota ini terletak di bagian barat. Tepatnya di region Lancashire, Inggris. Pada tahun 2005, kota ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 142.900 jiwa dan memiliki luas wilayah 34,92 km². Dengan kepadatan penduduk 4.092 jiwa/km² Entah, mungkin hanya backpacker yang tau, karena bisa nginep di hostel atau hotel dan berwisata disana.

Dengan judul “black” alias hitam, hal lain yang saya teringat adalah soal Kue Tart. Blackforest yang biasanya jadi kue ulang tahun andalan hihi.. kue tart yang full of cokelat dan manis banget ini memang jadi favorit untuk kue ultah. Lalu, bagaimana sih rasanya kalau si kue ultah dibua martabak? Nah, di Bogor, biarpun wisata di bogor bermacam-macam, termasuk wisata kuliner bogor yang asyik-asyik, ternyata, ada Martabak Blackpool yang katanya terkenal banget, dan walau mahal tetap laris manis di Jakarta sana. Di Bogor, dengan mengusung konsep kaki lima yang sama, saya menemukannya!

Outlet Kaki Lima Martabak Blackpool berada di dekat pertigaan Achmad Adnawidjaya, alias Pandu Raya. Tempatnya kecil, hanya booth kaki lima yang menumpang di depan restoran. Namun di tempat kecil ini-lah, si martabak hitam bisa kita beli. Boleh datang langsung, juga pesan via Gojek (Go Food).

gurihnya martabak blackpool
Temukan Referensi Menarik Untuk Wisata Kuliner di Bogor Lainnya

Karena mengusung konsep Blackforest yang dibuat martabak, hmm pasti kita menginginkan rasa blackforest yang mantab namun berpadu dengan rasa martabak yang gurih, namun demikian.

Ada tujuh varian dengan bahan dasar “blackforest” yang ditawarkan di menu Blackpool. Yang paling basic, adalah Blackforest Coklat dengan harga 60ribu rupiah. Lalu ada Blackforest keju dengan harga 65ribu, Blackforest Spesial dengan banderol 75rb, Blackforest Creamcheese Oreo seharga RP 85ribu, Blackforest Scarlett dengan harga 90ribu, Blackforest Creamy Mozaic seharga 95ribu dan yang paling mahal, Blackforest Hershey Cookies and Cream yang dipatok seharga Rp 105ribu.

martabak blackpool

Harga yang lumayan mahal ya, dua kali lipat dari martabak biasa. Namun demikian, inovasi ini menghadirkan blackforest dalam transformasi ke martabak. Sebuah inovasi yang menurut saya menarik. Apalagi, dengan kemasan yang unik dan menarik. Nuansa hitam putih pada box nya dan box yang tak dilipat seperti martabak pada umumnya membuat packaging martabak ini menarik, dan “berkelas” anak muda.

Okelah, karena konsepnya icip, saya pesan yang paling murah namun paling bisa saya dapatkan rasa originalnya dari konsep ini. Yaitu Blackforest cokelat.

Hmm setelah adonan martabak blackpool bogor yang sudah hitam pekat kecokelatan ini dituang ke loyang, maka proses dimulai. Agak lama sih, membuatnya matang dibanding martabak umumnya. Setelah matang dan ditaroh ke meja, mulailah topping dilakukan. Sesuai pesanan, saya cokelat saja. Maka ditaburkanlah messes cokelat dan tak lupa susu kental manis merekatkan antara cokelat manis dan blackforest ini.

martabak blackpool yang enak dan lezat

Ternyata, martabak ini tidak menggunakan banyak olesan mentega diatasnya. Rada kering, namun ini sepertinya saya suka. Tidak belepotan dan full of lemak hehe..

Oke, dibawa kerumah, saatnya icip-icip. Hmm.. soal rasa, sepertinya blackforestnya gak begitu nendang. Namun demikian, secara subyektif, saya suka rasanya. Gemukgurih namun ga belepotan. Serta ngga kemanisan seperti blackforest yang sebenarnya saya juga ngga begitu suka. Gampang begah perut kalau banyak makannya. Nah, Martabak Blackpool ini, saya bisa habiskan separuhnya dalam sekali duduk!

Tentu bagi yang ekspektasi rasa blackforest yang dominan akan kecewa. Namun disisi lain, ini sebenarnya enak, karena ini martabak, bukan blackforest. Sedikitnya olesan mentega menurut saya bagus, karena tak semua orang suka “minyak” belepotan. Martabak ini unik dan cocok untuk oleh-oleh kalau ada tamu atau untuk kunjungan ke keluarga dan wakuncar.

Kalau ke Bogor Jangan lupa Booking Hotel di Ezytravel.co.id

Harga yang kurang pas di kantong anak kost-kostan membuat Martabak Blackpool di Bantarjati ujung ini tak begitu ramai waktu saya kunjungi. Entah karena hujan, atau memang faktor harga. Yang pasti, dengan melihat suksesnya cabang-cabang Blackpool di ibukota dan sekitarnya, mungkin bisa jadi favorit pula di kota hujan ini. Langkah pertama bagi kamu, tentu, cobain aja dulu!

 

1478 Total Views 1 Views Today
Martabak Blackpool Cabang Bogor, Inovasi Rasa Manisnya Kue Blackforest
Vote Us
(Visited 570 times, 1 visits today)


About

Let's explore the world ?


'Martabak Blackpool Cabang Bogor, Inovasi Rasa Manisnya Kue Blackforest' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool