Share on Pinterest
More share buttons

Makan Pecel yang enak di Bogor

Ada yang tau persamaan Lotek, Gado-Gado, Karedok dan Pecel? Pasti banyak yang dengan mudah menjawabnya. Itu semua adalah kuliner tradisional dari Pulau Jawa yang menggunakan aneka sayuran dan bumbu kacang sebagai bahan dasarnya. Nah, tapi apakah perbedaannya? Gado-gado yang terkenal berasal dari Jakarta memiliki bumbu kacang yang halus yang diguyurkan di atasaneka sayuran yang sudah direbus seperti kangkung, pipilan jagung, bayam, kacang panjang, tauge dan kol. Ada yang khas dari gado-gado jika dibandingkan dengan pecel dan lotek, kita bisa menemukan potongan kentang, tahu dan tempe yang dipotong dadu di dalamnya. Telur rebus juga bisa kita temui dalam seporsi gado-gado, bersama emping sebagai pendamping.

Bagaimana dengan lotek? Yang ini khas dari Jawa Barat, bumbu kacang yang digunakan biasanya dadakan, alias kacangnya baru digerus begitu mau dihidangkan bersama dengan bumbu lainnya seperti gula merah. Aroma kencur juga kentara di lotek ini. Sayuran yang sudah direbus biasanya langsung dicampur di atas cobek tempat bumbu kacangnya diracik, dan disajikan bersama kerupuk aci. Karedok yang juga berasal dari Jawa Barat mirip dengan lotek, tapi sayur yang digunakan tidaklah direbus dahulu alias sayur mentah. Kalau pecel terkenal sebagai kuliner tradisional dari Jawa Timur, kota-kota seperti Madiun dan Malang, sangat terkenal dengan kuliner pecelnya. Berbeda dengan lotek yang khas dengan bumbu dadaknya, bumbu pecel biasanya sudah siap dan tinggal diseduh dengan air hangat sebelum diguyurkan di atas aneka sayuran, tidak langung diaduk. Sayuran yang digunakan hampir mirip dengan gado-gado dan lotek, tapi biasanya ada sayur “paitan” seperti daun pepaya yang sifatnya opsional, menghindari orang-orang yang mungkin tidak suka dengan cita rasa agak pahit dari sayuran tersebut.

Telor ceplok biasanya menjadi pendamping sajian pecel ini. Buat yang tengah berwisata ke Bogor, mencari lotek yang menjadi kuliner tradisional khas Jawa Barat tidaklah sulit. Semua rumah makan sunda umumnya menyediakan menu ini. Tapi dimanakah jika ingin menikmati pecel yang enak di kota hujan ini?

Nasi Pecel Mbak Niek plus sate paru, tahu bacem dan kerupuk gendar

Nasi Pecel Mbak Niek plus sate paru, tahu bacem dan kerupuk gendar

Penjual pecel favorit saya adalah Pecel Mbak Niek, yang berada di sebuah ruko di kawasan Jl. Pandu. Kenapa? karena pilihan bahan baku sayurnya terjaga, dan yang pasti bumbu pecelnya juga memikat dan mampu memanjakan indera pengecap saya. Rasa manis dari gula merah, gurih dari kacang dan cubitan rasa pedasnya dapat berharmonisasi menghasilkan cita rasa bumbu pecel yang mumpuni. Tidak hanya itu, side dish yang disediakan untuk teman makan pecel ini juga menggoda, kita bisa temukan paru goreng basah, tempe bacem, tempe garit, tahu bacem, telor ceplok, ikan goreng, sate telor puyuh dan sebagainya. Sluruuuppp…

Nasi Gudeg plus Sambal Krecek

Nasi Gudeg plus Sambal Krecek

Tidak hanya pecel yang patut dipoedjiken dari Warung Pecel Mbak Niek ini, silakan coba gudeg dengan sambel kreceknya yang menggoda. Ada juga Garang Asem, ayam yang dipepes dalam kuah bercita rasa asam segar yang muncul dari irisan blimbing wuluh. Must try banget lah…

Warung Pecek Mbak Niek

Warung Pecek Mbak Niek

Pecel Mbak Niek berada di ruas jalan besar Jl. Pandu Raya sehingga tidak terlalu sulit menemukannya. Jika dari arah Jl. Pajajaran, berbeloklah di Jl. Achmad Sobana atau yang lebih terkenal dengan nama Jl. Bangbarung, sampai mentok, bertemu pertigaan dengan Jl. Pandu. Belok ke kanan, Pecel Mbak Niek bisa ditemukan sekitar 100m di sebelah kanan jalan. Jadi buat yang kangen pecel, gudeg, garang asem, botok, rawon dan makanan khas Jawa Timur lainnya, silakan menghilangkan rindunya di tempat ini.

12960 Total Views 15 Views Today
Makan Pecel yang enak di Bogor
4.5 (90%) 2 votes
(Visited 5,149 times, 4 visits today)


About

Foodie - Blogger - Bogor


'Makan Pecel yang enak di Bogor' have 2 comments

  1. 09/07/2015 @ 10:48 pm wirausaha kuliner

    Ingin sekali makan pecel yang dari wilayah barat/sunda, ingin merasakan perbedaanya dengan pecel wilayah timur 😀

    Reply

  2. 01/11/2016 @ 9:22 am toro

    Pecel Mbak Niek langganan saya tiap minggu, tapi sekarang rasanya kurang pas. campuran sambel masoh kasar, ( mungin kurang ngaduknya ya 😀 ). dan yang paling terkesan jorok piring yang dari anyaman lidi kayaknya ga pernah dibersihkan, bekas sambel masih terlihat dan sampai menghitam.

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool