Share on Pinterest
More share buttons

Kopi Liong Bulan, Kopi Lokal yang Hanya Ada di Bogor!

Naga memang hewan mitos yang istimewa. Di belahan benua Eropa, dia berbentuk berbeda dengan belahan Asia (tiongkok) yang berbadan ular.  Keberadaan naga memang mitos, namun menilik dari banyaknya peninggalan cerita dan sejarah mengenai naga, bukan tak mungkin hewan ini ada di dunia pada masa purbalaka. Pun juga di Indonesia, biawak komodo disetarakan dengan “komodo dragon” dalam bahasa inggris. Karena hewan ini salah satu hewan purba yang selamat dari meteor yang memusnahkan semua hewan dan tumbuhan pada jaman purbakala dulu, demikian kata berbagai pihak.

Naga bukan perlambang buruk. Walau bentuknya menyeramkan, hewan ini selalu jadi simbol yang baik. Negeri tiongkok melihat naga sebagai lambang kemakmuran kesuksesan.  Jika kita traveling paket wisata di tiongkok, biasanya bakal ketemu berbagai ornamen berhias lambang naga ini. Nah, kalau wisata di bogor, naga selain berbentuk simbol dari keturunan tionghoa misalnya di kelenteng dan gapura-gapura yang ada, juga menjadi sebuah merk kopi lokal yang legendaris, yaitu Kopi Liong Bulan. Liong, artinya naga, dalam bahasa tionghoa. Demikian juga lambang pada sachet kopi ini.

Kopi Liong Bulan bukanlah kopi kelas premium yang ada di kafe-kafe dan coffee shop yang menjamur di bogor. Namun dia berada pada kelas menengah bawah. Ya, adanya di warung kopi-warung kopi saja. Bahkan, hanya ada di kota bogor saja. Di kabupaten bogor, juga sangat jarang menemukan kopi Liong bulan.

20161020_170825

Bentuk pengemasan Kopi Liong Bulan paling populer adalah kemasan satuan, pas untuk secangkir kopi hangat Liong Bulan. Ada pula kemasan 1 kilogram, tapi saat ini sangat jarang, karena konsumsi Kopi ini biasanya di warkop, bukan dirumahan. Rumahan biasanya sih, yang satu kilogram ini.

20161020_170905

20161020_170918

Gambar Liong alias naga dan gambar bulan menegaskan “kopi liong bulan”. Komposisi warana naga biru dan juga sachet kopi gelap merupakan bentuk kemasan yang sudah puluhan tahun tanpa berganti.

Pusat produksi kopi ini, dari pantauan saya ada di Pasar Anyar. Namun kata beberapa pelanggan warkop dan pengelola warkop, ada sentranya sendiri, bukan di pasar anyar. Pasar anyar bogor merupakan tempat menyetok dan mengemas dalam bentuk sachet itu tadi.

20161020_170836

kopi yang sudahseparu diminum, ampas suda turun ke dasar gelas kopi.

kopi yang sudah separuh diminum, ampas suda turun ke dasar gelas kopi.

Soal rasa, kopi ini menarik. Dia berasa kopi biasa yang tidak istimewa. Tak pula mahal. Seharga 2500-3000 per gelas kopi panas. Berbeda tentu dengan kopi kafe. Hanya, kopi ini entah, menjadi favorit puluhan tahun warga bogor.

Cara penyeduhannya yang enak pun perlu diperhatikan. Pertama, dia jangan mengambil air dari termos. Sebaiknya dihindari air yang kurang panas. Dia harus panas. Jadi, kalau temos kan rentan airnya sudah agak dingin.

Konsekuensinya, kopi yang dituang air panas akan mengebulkan ampas ke atas. Ampas ini berangsur turun ke dasar gelas seiring waktu. Sembari menunggu, boleh ditiup dan dihirup dulu sedikit. Kopi liong memang ketika dingin, tetap enak. Itulah sebab jadi favorit warga yang suka nongkrong di warkop, misalnya pekerja kasar, ojek dan sebagainya. Bisa berlama-lama. Kalau dengan air yang tak panas banget, biasanya rasanya kurang enak. “Anyep” kata orang.

20161020_170745

Kopi Liong bulan memang menjadi andalan di setiap warkop di sudut-sudut kota bogor. Pelanggan yang warga bogor, biasanya mereka yang kelas menengah ke bawah, favoritnya kopi ini. Satu sachet kopi liong bulan cukup untuk satu gelas panas kopi yang enak sambil dimakan bareng dengan gorengan-gorengan yang biasanya ada di Warkop.

Buih dan ampas yang mengapung di kopi ketika dituang dengan air hangat, kemudian kita hirup sedikit dan tunggu hingga mengendap merupakan momen-momen kopi liong yang berharga. Sebua nilai tradisional yang dibawa hingga sekarang di Bogor.

Naga Liong, bersama dengan seduhan dan hirupan kopi ini, serasa merestui usaha-usaha mereka yang bekerja keras mencari sesuap nasi untuk anak dan istri, melepas lelah di kedai kopi warkop. Kesejahteraan, sebagaimana makna dari simbol Liong, sang naga dari tiongkok, adalah asa yang dipupuk oleh setiap penikmat kopi liong di Bogor. Hanya ada di Bogor, Kopi Liong Bulan!

8752 Total Views 40 Views Today
Kopi Liong Bulan, Kopi Lokal yang Hanya Ada di Bogor!
Vote Us
(Visited 1,651 times, 1 visits today)


About

Let's explore the world ?


'Kopi Liong Bulan, Kopi Lokal yang Hanya Ada di Bogor!' have 1 comment

  1. 10/02/2017 @ 11:29 pm Muhamad Ramdhoni

    Kopi sederhana, biar pahit adanya… Seruput sesukanya… # marhaban kopi liong…. Ssssstt aaahhh#

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool