Share on Pinterest
More share buttons
Gong Factory

Gong Factory, Pelestari Alat Musik Tradisional

Hotel Aston Murah Bogor

Gong! Gong!

Lebih dari dua abad, Bogor memiliki pengrajin alat musik tradisional yang tetap konsisten hingga hari ini: Gong Factory. Terletak di Jalan Pancasan Nomor 17,  konon tempat pembuatan seperangkat gamelan ini merupakan pabrik gong tertua bahkan satu-satunya di Jawa Barat. Jika Anda mencari tujuan wisata Bogor, saya sarankan menyempatkan diri untuk berkunjung ke tempat ini.

Akses menuju ke lokasi Gong Factory tidak sulit. Tempat ini hanya berjarak sekitar 2 km dari gerbang utama Kebun Raya Bogor. Jika Anda menggunakan angkutan umum, Anda bisa naik angkutan kota (angkot) jurusan Ciapus/Cikaret/Cibeureum dari Bogor Trade Mall atau berjalan kaki sekitar 15 – 20 menit. Gong Factory terletak di sebelah kanan Jalan Raya Pancasan. Bentuknya seperti rumah biasa dengan sebuah penanda bahwa rumah tersebut adalah Gong Factory.

Aktivitas Gong Factory

Proses menempa logam di Gong Factory

Proses menempa logam di Gong Factory

Di tempat ini, Anda bisa melihat bagaimana alat musik tradisional seperti gong, saron, dan bonang dibuat. Anda dapat menyaksikan betapa proses pembuatan alat musik tersebut tidaklah mudah. Logam harus ditempa berkali-kali oleh beberapa orang. Logam juga harus dibakar dalam api yang sangat panas untuk kemudian ditempa sampai berbentuk seperti semestinya. Untuk membuat satu set gamelan, biasanya Gong Factory membutuhkan waktu 3 minggu hingga satu bulan.

Besi Tempa Bogor

Logam yang sedang dibakar.

Tentu saja membuat alat musik bukan sekadar pekerjaan fisik. Perlu keahlian khusus dan jiwa seni yang tinggi untuk menghasilkan alat musik yang bernada tepat. Hanya seorang seniman yang dapat secara tepat mengatur nada pada alat musik yang dibuat. Seluruh hasil karya di Gong Factory tidak perlu diragukan lagi kualitasnya karena mereka sudah teruji selama enam generasi.

Sayangnya, dari tahun ke tahun, musik tradisional semakin dilupakan. Tidak banyak orang yang masih menggeluti musik tradisional. Itu menjadi tantangan tersendiri bagi pengrajin alat musik tradisional seperti Gong Factory. Pesanan gong kebanyakan berasal dari sanggar seni, sekolahan, atau kalangan pemerintah. Meskipun ada saja turis asing yang datang ke Gong Factory untuk membeli gong sebagai souvenir.

Harga di Gong Factory sangat beragam. Satu set gamelan Jawa cenderung lebih mahal daripada gamelan Sunda karena instrumennnya lebih banyak. Penggunaan jenis bahan baku pun dapat mempengaruhi harga jual. Jika membeli satuan, harga gong berdiameter 80 cm bisa dijual paling tinggi dengan harga 17 juta untuk turis domestik, dan 20 juta untuk turis asing.

Gong Pengingat

Bagi saya, mengunjungi Gong Factory dapat menjadi pengingat bagi diri saya untuk menghargai seni dan budaya bangsa, termasuk para pengrajin di dalamnya. Bayangkan jika tidak ada pengrajin alat musik tradisional seperti Gong Factory, mungkin kita hanya akan mengenal gong dan sebagainya sebatas gambar dalam buku atau internet.

Gong! Gong!

9854 Total Views 3 Views Today
Gong Factory, Pelestari Alat Musik Tradisional
5 (100%) 3 votes
(Visited 1,539 times, 1 visits today)



'Gong Factory, Pelestari Alat Musik Tradisional' have 7 comments

  1. 02/15/2015 @ 8:04 am Saidah Chumairoh

    Mba Guli, aku udah tau lama Gong Factory tapi aku baru tau kalo ini tempat membuat Gong. Aku pikir tadinya outlet kaya di sepanjang jalan pajajaran. Kereeen ih. Jadi nambah ilmu 🙂

    Reply

    • 02/17/2015 @ 11:42 am Indri Guli

      Hehehe, jangan bayangin mau beli baju ya di situ… :p

      Reply

  2. 02/17/2015 @ 9:52 am Dudi Iskandar

    Informasi menarik, kalau dari stasiun Bogor kendaraan apa yang menuju kesini?
    Apakah boleh motret?

    Reply

    • 02/17/2015 @ 11:45 am Indri Guli

      dari Stasiun Bogor bisa naik angkot 02 yang ke arah BTM. Nanti turun di BTM, nyebrang lanjut naik angkot Ciapus atau jalan kaki ke arah empang, kemudian belok kanan.

      Waktu itu sih aku boleh motret, kayaknya mereka cukup terbuka asal gak mengganggu pekerjaan mereka, tapi lebih baik izin dulu ke mereka kalau mau motret. Selamat berkunjung. 😉

      Reply

  3. 02/17/2015 @ 3:13 pm traya soegiarso

    Ada jam operasionalnya kah? Boleh berkunjung bebas atau mesti izin kemana dulu ngga mba? Hehe makasiiih

    Reply

  4. 06/03/2015 @ 8:38 pm beatrix

    Mbak mau nanya itu disebelah mana sih tepatnya ? Disebelah toko atau rumah apa gituh mbak yang bisa jadi patokan ? Terimakasih mbak.

    Reply

  5. 08/08/2017 @ 8:36 am rull darwis

    apakah ada nmr kontak yg bisa dihubungi di workshop nya?

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool