Share on Pinterest
More share buttons
Sop Buntut

Dua Pewaris Sop Buntut Ma Emun Bogor

Tiket Murah Jakarta ke Padang

Wisata Kuliner…. itulah tujuan dari sebagian wisatawan luar kota yang sengaja berwisata di Bogor. Bahkan tak jarang orang yang datang dari Makassar ke Jakarta atau dari Medan ke Jakarta, misalnya, menyempatkan diri dulu untuk berkunjung ke kota Bogor tuk sekedar menikmati sajian kulinernya yang beragam. Hal tersebut memungkinkan karena jarak dari Jakarta-Bogor kurang dari 50 km dan itu bisa dilalui di atas jalan tol Jagorawi. Salah satu ikon kuliner bogor yang banyak diburu orang adalah Sop Buntut. Ya, di Bogor ada sop buntut yang namanya melegenda yaitu Sop Buntut Ma’ Emun. Walau sang pendiri sekarang sudah tidak ada, tapi resepnya sudah diturunkan kepada anak-cucunya yang melanjutkan usaha sop buntut ini. Terdapat dua penerus yang sampai sekarang memiliki magnet yang kuat untuk menarik para pelanggan yang tak henti memenuhi kedua kedai sop buntut yang mereka kelola. Siapa saja mereka?

Kedai Sop Buntut Ibu Imas Bogor

Kedai Sop Buntut Ibu Imas – Jl Bangbarung, Bogor

Yang pertama adalah Ibu Imas. Pemilik kedai sop buntut di Jl Bangbarung ini adalah anak dari Ma Emun. Kedai ini hanya menjual satu menu saja, yaitu Sop Buntut. Buka dari jam 8 pagi, biasanya Sop Buntut Ibu Imas ini sudah tutup menjelang makan siang. Bahkan di akhir pekan, banyak pelanggan yang sudah mengantri sebelum kedai ini dibuka. Tak heran, belum sampai jam 11 kedai ini sudah tutup di hari tersebut. Apa keistimewaan dari Sop Buntut Ibu Imas ini? Isi dari semangkuk sop buntut ini hanyalah wortel dan potongan buntut sapi. Selain segarnya aroma kuah sop, yang istimewa dari sajian ini adalah tekstur daging buntutnya yang lembut. Tak butuh usaha keras untuk dapat melepaskan daging ini dari tulang yang mengikatnya, cukup sentuh sedikit dengan garpu maka daging itupun akan dengan mudah “berpindah” ke mulut kita. Perhatikan juga kuahnya, jika biasanya kuah sop buntut itu berlemak, hal ini tidak kita temui di kuah sop buntut ibu Imas yang cenderung bening. Ini disebabkan proses pembuatan kuah sop yang terpisah dengan dagingnya, tanpa mengabaikan rasa dagingnya yang tetap gurih dan nendang. Kedai Sop Buntut Ibu Imas berlokasi tidak jauh dari pertigaan Jl. Pajajaran – Jl Bangbarung, berjarak hanya sekitar 50m dari lampu merah.

Kedai Sop Buntut Mang Endang (Incu Ma' Emun) - Jl Sudirman, Bogor

Kedai Sop Buntut Mang Endang (Incu Ma’ Emun) – Jl Sudirman, Bogor

Sedangkan pewaris kedua adalah Mang Endang, cucu (atau dalam bahasa Sundanya: incu) dari Ma Emun. Mang Endang membuka kedainya di kawasan Air Mancur, Jalan Jenderal Sudirman. Kedai Sop Buntut Mang Endang ini buka mulai jam 10 pagi dan tutup ketika hidangannya sudah habis, biasanya sekitar pukul 3 sore. Karena mewarisi resep yang sama, sop buntut yang disajikan Mang Endang tidak jauh berbeda dengan yang dihadirkan di kedai Ibu Imas. Kuah yang segar dan daging yang lembut menjadi kekuatannya. Akan tetapi, di kedai Mang Endang ini terdapat menu lain selain sop buntut. Sebut saja Soto Kuning yang juga merupakan salah satu kuliner khas dari kota hujan ini, walau tetap yang menjadi signature ya sop buntutnya. Tidak sulit untuk mencari kedai Sop Buntut Mang Endang ini, kita tinggal menuju kawasan Air Mancur yang menjadi salah satu pusat kuliner Bogor, lokasi kedainya berada di samping Martabak Air Mancur, yang juga menjadi salah satu ikon kuliner Bogor. Jika kita hadir ketika waktu makan siang tiba, siap-siaplah untuk mengantri tempat duduk, sebelum dapat menikmati sop buntut ini.

Sop Buntut Mang Endang

Sop Buntut Mang Endang

Sop Buntut sendiri sebenarnya bukanlah kuliner khas dari Bogor, karena di berbagai kota lain kita dapat menemukan menu yang serupa di beberapa rumah makan. Akan tetapi, silakan datang ke dua tempat di atas untuk membuktikan sendiri perbedaan sop buntut yang mereka hasilkan dari resep legendaris keluarga. Sluruuuppp…..

21376 Total Views 10 Views Today
Dua Pewaris Sop Buntut Ma Emun Bogor
5 (100%) 1 vote
(Visited 7,514 times, 1 visits today)


About

Foodie - Blogger - Bogor


'Dua Pewaris Sop Buntut Ma Emun Bogor' have 8 comments

  1. 02/23/2015 @ 2:42 pm Adella Adiningtyas

    gambarnya juara, kan, bikin laper lagi 😀 besok besok mampir aaaah~

    Reply

  2. 02/24/2015 @ 10:34 am Melly Feyadin

    Bikin ngiler

    Reply

  3. 02/26/2015 @ 8:49 pm Angga Dwinovantyo

    Ini yang bikin musim hujan di Bogor ga sehangat di tempat lain. Enak banget makan sop buntut ini, angeeeet 🙂

    Reply

  4. 11/01/2015 @ 8:02 pm Agus

    Saya kapok sekali makan disini! Pengalaman pertama kali sudah tidak menyenangkan. Waktu itu saya minta piring kosong untuk anak saya (19 bulan) tapi tidak dikasih. Saat saya minta jawabannya iya nanti diantar. Sampai saya selesai makan pun tidak diantar, padahal kondisi saat itu tidak ramai & piring menumpuk tidak terpakai. Pelayanannya sama sekali tidak memuaskan!

    Reply

  5. 03/05/2016 @ 3:13 pm acan

    Layak dicoba

    Reply

  6. 05/18/2016 @ 9:14 am wisnu

    saya sudah nyoba kedua cabang ini…. bahkan saya coba 5 cabang dengan rasa yang hampir mirip, 1. Mang Endang, 2. Ibu Imas 3. yang di sebrang Museum Peta jl. sudirman 4. Di jl salak sebelum pertigaan pajajaran setelah tama kencana 5. Mang UU juga di bangbarung depan SMK sebelum lampu Merah ke Cimahpar, tapi saya lebih menyukai yang di sebrang museum peta jl sudirman. (tapi sekarang sudah pindah, masih di jalan sudirman hanya bergeser kesamping kantor XL dekat air mancur). Rasanya lebih cocok ke lidah saya. meski Bening namun lebih berkaldu dan kuahnya lebih terasa jika dibanding sop ibu Imas juga ada rendaman bambu sebagai pengikat daging yang turut memperkaya rasa, kelembutan dagingnya ditambah konsistensi rasa panasnya saat dihidangkan terus mengundang sya untuk datang, Jam 2 pun kadang masih tersedia sehingga masih sempet makan sop ini jika ke Bogor agak siang (maklum dari Depok) dibandingkan ke ibu imas yang jam 11-12 an siang sudah habis sebelum waktu makan siang 🙂 meskipun lebih dekat dari rumah Mertua di komplek BPT pajajaran. Untuk sop buntut ini saya telah makan disini sejak 2005, dan terus coba2 sampe sekarang tetap kunjungan 1 bulan sekali khusus makan sop buntut ini… Selamat Mencoba

    Reply

  7. 05/18/2016 @ 9:16 am wisnu

    saya sudah nyoba kedua cabang ini…. bahkan saya coba 5 cabang dengan rasa yang hampir mirip, 1. Mang Endang, 2. Ibu Imas 3. yang di sebrang Museum Peta jl. sudirman 4. Di jl salak sebelum pertigaan pajajaran setelah tama kencana 5. Mang UU juga di bangbarung depan SMK sebelum lampu Merah ke Cimahpar, tapi saya lebih menyukai yang di sebrang museum peta jl sudirman. (tapi sekarang sudah pindah, masih di jalan sudirman hanya bergeser kesamping kantor XL dekat air mancur). Rasanya lebih cocok ke lidah saya. meski Bening namun lebih berkaldu dan kuahnya lebih terasa jika dibanding sop ibu Imas juga ada rendaman bambu sebagai pengikat daging yang turut memperkaya rasa, kelembutan dagingnya ditambah konsistensi rasa panasnya saat dihidangkan terus mengundang sya untuk datang, Jam 2 pun kadang masih tersedia sehingga masih sempet makan sop ini jika ke Bogor agak siang (maklum dari Depok) dibandingkan ke ibu imas yang jam 11-12 an siang sudah habis sebelum waktu makan siang 🙂 meskipun lebih dekat dari rumah Mertua di komplek BPT pajajaran. Untuk sop buntut ini saya telah makan disini sejak 2005, dan terus coba2 sampe sekarang tetap kunjungan 1 bulan sekali khusus makan sop buntut ini… Selamat Mencoba

    Reply

  8. 03/05/2017 @ 1:56 pm Nana

    Berburu sop buntut ma emun.. ehh kehabisan… akhirnya makan di mang endang.. alhamdulillah masih ada.. jauh jauh datang dari Bali

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool