Share on Pinterest
More share buttons
Canopy Trail Ciwalen

Canopy Trail Ciwalen, Sensasi Berbeda Wisata Alam

Melanjutkan cerita mengenai area Cibodas, jika sebelum ini sudah membahas Wisata Agro Inkarla yang berada sebelum pintu masuk Kebun Raya Cibodas, di tulisan ini saya akan berbagi cerita satu wilayah yang berdekatan dengan Kebun Raya Cibodas, yaitu Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Taman Nasional Gunung Gede Pangrango merupakan salah satu taman nasional yang terletak di provinsi Jawa Barat. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ditetapkan sebagai taman nasional tertua di Indonesia pada tahun 1980. Kawasan yang melingkupi dua puncak yaitu Gunung Gede dan Pangrango serta hutan ini memiliki luas wilayah sekitar 21.975 hektar. Dari sekian luas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, selain pendakian, wisata yang terbilang cukup hits adalah ke Curug Cibeureum. Sebenarnya ada sesuatu yang baru sejak tahun 2013, yaitu Canopy Trail Ciwalen Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Sebuah canopy yang dibangun sejak 2010 hingga 2011, yang kemudian dibuka untuk umum sejak tahun 2013.

Canopy Trail Ciwalen

Sensasi berjalan di Canopy Trail Ciwalen

Canopy Trail Ciwalen ini merupakan sebuah jembatan gantung yang membentang sepanjang 130 m dengan tiang penyangga berupa 4 pohon Rasamala (Altingia excelsa), yang diameternya rata-rata 1,2 meter dan tinggi canopy trail ciwalen berkisar 45 meter. Lokasi canopy trail ini berada di resort PTN Mandalawangi pintu masuk pendakian Cibodas. Jembatan ini memiliki kapasitas maksimal beban sebesar 350 kg sehingga jumlah orang maksimal yang boleh berjalan dalam sekali melintas hanya 5 orang. Biasanya ke wisata alam seperti ini asyiknya rombongan. Jika rombongan, upaya melewati jembatan ini disiasati dengan cara mengantri. Setelah sampai di ujung, pengunjung dapat menunggu di ujung jembatan. Saat berjalan di jembatan ini, rasanya seperti berdiri yang bebas lepas karena dikelilingi asri-nya kawasan hutan, sejuk, dan tinggi. Deg-degan sih pas di jembatan, karena otomatis akan ada goyangan jembatan pada saat berjalan. Keseruan kebersamaan teman-teman dapat mencairkan itu semua.

Canopy Trail Ciwalen

Canopy Trail Ciwalen
Baca artikel menarik lainnya: Wisata Agro Cibodas, ala Garden by Inkarla

Jejakan kaki sampai di ujung jembatan canopy trail ciwalen, pengunjung dapat berjalan ke arah curug ciwalen. Jalan setapak demi setapak melewati hutan yang rimbun, menjadikan perjalanan dari canopy trail hingga curug ciwalen cukup dengan waktu 5-10 menit. Ya, memang karena dekat juga sih! Hehe. Setiap wisata ke curug, tentu indicator perjalanannya adalah terdengarnya suara gemericik air yang semakin lama terdengar semakin keras. Alhamdulillah, yeaay sampailah di Curug Ciwalen. Sebuah curug yang berukuran sedang dengan ketinggian sekitar 15 meter, memberi udara dan air segar yang turun. Kolam dibawah Curug Ciwalen dalamnya tidak lebih dari satu meter, sehingga jika ingin bermain air pun masih bisa. Kicauan burung, gemericik air, sahutan serangga-serangga menandakan kawasan ini masih asri dan terjaga sehingga berada disana merasakan sensasi refreshing dari hiruk pikuk kota. Hehe.

Curug Ciwalen

Curug Ciwalen

Penasaran dengan Canopy Trail Ciwalen ini? Loket masuk canopy trail ciwalen ini sama dengan loket untuk wisata alam Curug Cibeureum, berdekatan dengan basecamp mandalawangi resort. Canopy trail ciwalen hanya dibuka pada hari Sabtu dan Minggu, dengan sistem pelayanan terbagi menjadi 4 trip yaitu pukul 09.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, dan 15.00 WIB. Rombongan pengunjung akan didampingi oleh petugas TNGGP sehingga informasi wisata kawasan, keamanan dan kenyamanan terjamin. Tiket per orang dikenakan sebesar Rp 31.000 (dengan perincian tiket Canopy Trail Rp 25.000, tiket masuk Rp 5.000, dan asuransi Rp 1.000).

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel terbaik di bogor, tour murah, dan tiket pesawat termurah terbaik

Pintu Masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Pintu Masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Pintu wisata menuju kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, yaitu Cibodas, Gunung Putri, Bodogol, Cisarua, Selabintana, dan Situgunung. Pintu masuk Cibodas, Gunung putri, dan Selabintana merupakan akses utama menuju puncak Gunung Gede dan Pangrango. Kantor Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, pusat informasi (visitor center) dan tempat pendaftaran pendakian pun berlokasi di Cibodas. Jadi suatu keputusan yang tepat saat akan jelajah kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango diawali dengan jalan-jalan lewat kawasan Cibodas serta menikmati wisata alam seperti Canopy Trail Ciwalen. Berjarak sekitar 100 km dari Jakarta, cara ke Cibodas ini dengan melalui Tol Jagorawi dan keluar tol Ciawi. Di pertigaan ciawi mengambil jurusan Puncak- Bandung. Setelah sekitar 7 kilometer dari Puncak Pass Hotel, belok ke kanan tepat di pertigaan Pargajen (Papan Nama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango). Jalan lurus kira-kira 3 km hingga portal Gerbang Wisata Cibodas, lurus terus ke depan dan di sebelah kanan akan menemukan Kantor Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

2459 Total Views 1 Views Today
Vote Us
(Visited 1,638 times, 1 visits today)



'Canopy Trail Ciwalen, Sensasi Berbeda Wisata Alam' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool