Share on Pinterest
More share buttons

Asal Usul Lambang Kota Bogor

Jika kita sedang berkunjung atau berwisata ke Kota Bogor dengan mudah akan kita temui lambang Kota Bogor yang tertera di mana-mana. Mulai dari Tugu Kujang, spanduk atau banner pesan-pesan pemerintah, hingga area perkantoran. Namun dari manakah asal usul dari lambang tersebut?

Sebelumnya saya jelaskan terlebih dahulu arti dari lambang yang berbentuk perisai tersebut.  Arti dari tiap-tiap Lambang  untuk gambar yang berada di bagian kiri atas adalah Burung Garuda kuning emas merupakan Lambang Negara Indonesia. Untuk lambang di bagian kanan atas, di Kota Bogor terletak Istana Bogor yang dinyatakan dengan lukisan istana Warna Perak. Sedangkan di bagian kiri bawah, Kota Bogor, tak dapat dilepaskan dari bayangan Gunung Salak dilukiskan dalam simbol gunung dengan ciri khas empat buah puncaknya. Dan yang terakhir di bagian kanan bawah adalah lambang pusaka dari Kerajaan Pajajaran, hal ini dilukiskan dengan bentuk Kujang.

Lambang Kota Bogor

Keempat lambang tersebut memang tidak bisa terlepas dari Kota Bogor, semuanya menyatu dan menjadi ciri khas Kota Bogor. Namun dari mana ide penggunaan dengan membuat logo berbentuk perisai tersebut. Awalnya adalah saat jaman pemerintahan Belanda. Logo Kota Bogor yang saat itu bernama Buitenzorg juga memiliki bentuk yang hampir sama. Perbedaannya adalah lambang yang menjadi logo hanya ada 3 buah, bukan empat seperti sekarang. Gambarnya pun berbeda.

Lambang pertama adalah gambar singa yang merupakan lambang kerajaan Belanda yang terdapat di bagian kiri dan kanan. Sedangkan bagian bawahnya adalah penampakan Gunung Salak yang keberadaannya masih dipertahankan di lambang yang sekarang. Lambang itu sedang dipegang oleh dua singa dan diatasnya terdapat mahkota kerajaan.

Lambang Buitenzorg

Selanjutnya lambang Buitenzorg mengalami perubahan. Kedua singa yang sedang mengapit lambang dihilangkan, dan dua gambar singa bertukar tempat. Lambang ini lebih sederhana dibanding lambang pertama.

Lambang Buitenzorg cikal bakal Lambang Kota Bogor

Seiring dengan bebasnya Indonesia dari penjajajan Belanda pada tahun 1950, Buitenzorg menjadi Kota Besar Bogor yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 16 tahun 1950. Termasuk perubahan lambang dari bentuk yang dibuat Belanda menjadi lambang yang kita lihat saat ini.

Pada tahun 1957, nama pemerintahan diubah menjadi Kota Praja Bogor, sesuai Undang-Undang nomor 1 tahun 1957. Kota Praja Bogor berubah menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Bogor, dengan Undang-Undang nomor 18 tahun 1965 dan Undang-Undang nomor 5 tahun 1974.Kotamadya Bogor berubah menjadi Kota Bogor pada tahun 1999 dengan berlakunya Undang-Undang nomor 22 tahun 1999.

Itulah asal-usul dari lambang Kota Bogor yang ternyata merupakan modifikasi dari era pemerintahan Belanda. Banyak kota-kota lain lambangnya merupakan modifikasi juga seperti Kota Bandung, Cirebon, dll. Pertanyaannya adalah mengapa dibuat hanya dari modifikasi peninggalan lama? Mengapa tidak dibuat versi baru agar terlihat lebih orisinil dan kreatif.

 

Referensi :

http://kotabogor.go.id | Wikipedia

5131 Total Views 27 Views Today
Asal Usul Lambang Kota Bogor
5 (100%) 1 vote
(Visited 1,329 times, 1 visits today)

Tagged:


About

Simple | Unique | Friendly


'Asal Usul Lambang Kota Bogor' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool