Share on Pinterest
More share buttons
aksara sunda baku

100 Nama Jalan Beraksara Sunda di Kota Bogor

Dalam rangka mengenalkan kembali aksara Sunda yang merupakan tulisan tradisional dan peninggalan masa kerajaan Pajajaran di Bogor, dimana diakui bahwa Pakuan merupakan keraton Pajajaran yang terletak di kota Bogor saat ini, pemerintah mengenalkan berbagai aksara sunda melalui pendidikan.

Selain itu, sudah lebih dari 70  jalan protokol di Kota Bogor pun sudah dilengkapi aksara Sunda di bawah tulisan nama jalannya dan hingga saat ini sudah 100 jalan yang ditargetkan diganti plang nama dengan beraksara sunda dibawah aksara latin/indonesia.

Program yang dimulai sejak tahun 2011 dan 2012 ini akan mengganti nama-nama keseluruan jalan utama di Kota Bogor dengan plang baru bertuliskan huruf latin Indonesia dan dilengkapi aksara Sunda dibawahnya. Sama dengan Kota Bandung yang sudah lama menuliskan aksara ini di bawah nama jalannya.

Jalan apa saja sih, yang dilengkapi aksara Sunda ini? Kamu bisa tengok saja jalan-jalan utama di Bogor. Misalnya Jalan Juanda, Pajajaran, Sudirman, Kapten Muslihat, Oto Iskandar Dinata, Surya Kencana, Paledang, Abdullah Bin Nuh, Sholeh Iskandar, Pemda, KS Tubun, RE Martadinata, Batu Tulis dan seterusnya.

Jalan Kapten Muslihat Bogor

sumber : antaranews

Aksara Sunda ini sebenarnya tidak hanya satu macam loh. Sebenarnya ada paling tidak empat jenis aksara daerah Jawa Barat yang merupakan aksara sunda. Yaitu, Aksara Sunda Kuna, Aksara Sunda Cacarakan, Aksara Sunda Pegon, dan Aksara Sunda Baku.

Aksara Sunda Baku yang digunakan di plang nama jalan tersebut merupakan modifikasi antara aksara Sunda Kuno yang telah disesuaikan sedemikian rupa agar dapat juga menuliskan bahasa sunda yang kontemporer saat ini. Menurut Wikipedia, modifikasi tersebut meliputi penambahan huruf (misalnya huruf va dan fa), pengurangan huruf (misalnya huruf re pepet dan le pepet), dan perubahan bentuk huruf (misalnya huruf na dan ma).

Bagaimana dengan angka? walaupun sepertinya angka tidak termasuk dalam nama-nama jalan, namun memungkinkan apabila ada tokoh pahlawan terutama zaman kerajaan masa lampau memakai nama I, II atau tiga. Misalnya Amangkurat I, Hamengku Buwono VIII dan sejenisnya. Untuk nama tokoh kerajaan yang menjadi nama jalan di Kota Bogor, penulis memang belum menemukan yang memiliki angka, namun ini dia angka (wilangan) yang dapat dituliskan :

aksara_wilangan

Aksara Sunda baku yang digunakan merupakan modifikasi sedangkan dalam penggunaannya, pada masa lampau, aksara sunda ‘kuno’ dipakai dalam banyak naskah-naskah yang tertulis di daun lonyar.  Aksara ini adalah varian dari jaman Mataram Kuno dimana pada masa itu, aksara Jawa Kuno juga ada di Pulau Jawa. Sedangkan aksara Bugis merupakan contoh perbandingan untuk aksara di daerah Sulawesi. Secara umum, bahasa dan aksara di Indonesia disebut sebagai “sansekerta” yang dipengaruhi oleh kebudayaan India kuno.

Nah,  tertarik kan? Jadi,  wisata ke bogor sudah pasti kamu melewati jalan-jalan utama ini. Ngga harus mahasiswa linguistik, kamu yang urang bogor harusnya tertarik nih belajar aksara unik ini.

11175 Total Views 15 Views Today
100 Nama Jalan Beraksara Sunda di Kota Bogor
5 (100%) 1 vote
(Visited 3,570 times, 1 visits today)


About

managing editor-at-large ----- travel, tech, edu, lifestyle blogger at unggulcenter.org


'100 Nama Jalan Beraksara Sunda di Kota Bogor' have 1 comment

  1. 06/24/2015 @ 7:39 am Carollin

    Uwow baru ngeh ada aksara Bogor ini..karenlah, lestarikan!

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool