Share on Pinterest
More share buttons
Kota Bogor

10 Penanda Sejarah Bogor

Bogor memiliki tempat dan bangunan bernilai sejarah yang sampai saat ini masih bisa dikunjungi. Lokasinya tersebar di Kota Bogor maupun di Kabupaten Bogor. Meski sebagian di antaranya tidak dirawat dengan baik atau ala kadarnya, keberadaan mereka masih layak menjadi tujuan wisata bila Anda sedang berlibur di Bogor. Selain untuk menambah pengetahuan, dengan mengunjungi tempat dan bangunan tersebut mudah-mudahan kita menjadi semakin sadar untuk terus melestarikannya sehingga nantinya anak cucu kita juga bisa ikut menikmati.

Berikut 10 tempat dan bangunan penanda sejarah di Bogor yang sayang bila diabaikan begitu saja dan tidak dikunjungi:

  1. Istana Bogor
    Inilah salah satu bangunan bersejarah yang menjadi penanda Kota Bogor. Istana Bogor memiliki luas areal 28 Ha, didirikan pada tahun 1745 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Baron Gustaf Willem Van Imhof. Banyak kegiatan penting baik yang berskala nasional maupun internasional diadakan di istana ini. Salah satu kegiatan tersebut misalnya APEC Summit Meeting yang pernah diadakan pada 1995.
  2. Kebun Raya Bogor
    Awalnya Kebun Raya Bogor adalah halaman dari Istana Bogor. Kebun dengan luas mencapai 87 hektare dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan kemudian dipisahkan fungsinya sebagai halaman istana pada tahun 1817 dan dikelola secara terpisah.
  3. Prasasti Batu Tulis
    Prasasti Batu Tulis merupakan peninggalan Kerajaan Pajajaran. Lokasinya berada di Jln. Batutulis No. 54, Kelurahan Batutulis, Bogor Selatan. Di atas batu prasasti ini terdapat ukiran kalimat beraksara Sunda Kuno. Prasasti Batu Tulis adalah peninggalan masa pemerintahan Prabu Surawisesa putra dari Prabu Siliwangi.
  4. Stasiun Bogor
    stasiun bogor

    Stasiun Bogor sekarang tidak terlalu berbeda dengan saat dibangun pada 1872. Stasiun yang kemudian dibuka untuk umum pada 1873 memiliki bentuk peron dan struktur atap yang tidak banyak mengalami perubahan. Bila Anda sedang berada di Stasiun Bogor, coba berhenti sejenak dan amati sekeliling. Kita akan merasakan betapa elok dan kokohnya bangunan-bangunan yang didirikan pada masa kolonial Belanda di negeri ini.

  5. Binnenhof Hotel
    Binnenhof Hotel merupakan nama awal yang diberikan saat didirikan pada 1856. Selanjutnya nama itu berganti-ganti menjadi Dibbets Hotel (1900), NV American Hotel (1913), balik lagi menjadi Dibbets Hotel (1922), Bellevue Dibbets Hotel (1932), dan akhirnya menjadi Hotel Salak sejak 1948 hingga sekarang. Pada masa kolonial, hotel ini merupakan tempat singgah orang-orang Eropa yang datang ke Bogor baik untuk pelesiran maupun urusan pekerjaan.
  6. Lapangan Sempur
    Lapangan Sempur merupakan fasilitas publik yang berlokasi di seberang Kebun Raya di sebelah Jln. Jalak Harupat. Posisinya berada di bawah jalan tersebut. Setiap Minggu jalan yang melintas di samping Lapangan Sempur itu ditutup yang biasa disebut Car Free Day. Konon oleh Presiden RI Pertama Soekarno lapangan ini pernah hampir ditenggelamkan untuk dijadikan bendungan yang sumber airnya berasal dari Sungai Ciliwung yang mengalir di sebelahnya.
  7. Gereja Zebaoth
    Gereja yang diawali pembangunannya pada 30 Januari 1920 ini berada di area Istana Bogor. Peletakkan batu pertama pembangunan gereja ini dilakukan oleh Graaf Van Limburg Stirum Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-61. Pada saat itu, tempat ibadah ini hanya dipakai oleh orang-orang Eropa. Sedangkan untuk jamaah lokal atau orang non-Eropa, mereka beribadah di gereja yang sekarang telah beralih fungsi menjadi Kantor Pos Pusat Bogor.
  8. Jembatan Merah
    Jembatan ini diperkirakan dibangun pada tahun 1881. Bila melihat foto dokumentasi yang ada di sebuah kartu pos, secara fisik Jembatan Merah tidak mengalami perubahan dari dulu hingga sekarang. Jembatan ini dinamakan Jembatan Merah atau dalam bahasa Belanda Roode Brug (red bridge) karena warnanya saat itu memang merah bata. Peristiwa bersejarah yang terjadi di atas Jembatan Merah yang sempat dicatat adalah pertempuran sengit antara tentara BKR yang dipimpin Kapten Muslihat dengan pasukan Belanda.
  9. Gedung Balaikota Bogor
    Gedung yang dibangun pada 1868 ini awalnya bernama Societeit yang merupakan tempat orang-orang Belanda mencari hiburan setelah bekerja seharian. Hanya orang Belanda dan Eropa yang boleh masuk untuk bersenang-senang menikmati kehidupan malam. Pada masa itu, di dalam gedung ini terdapat bar, ruang bilyar, panggung, dan lantai dansa. Sejak 1950 gedung ini digunakan sebagai Gedung Balaikota Bogor di mana Walikota Bogor berkantor.
  10. Pasar Bogor
    Pasar Bogor merupakan pasar tertua yang ada di Bogor. Pasar ini didirikan sekitar tahun 1770. Sebelum berganti nama menjadi Pasar Bogor, pasar yang berada di seberang Pintu Utama Kebun Raya ini dulu disebut Pasar Baroe. Awalnya Pasar Bogor merupakan pasar mingguan kemudian menjadi dua hari dalam seminggu (Senin dan Jumat) dan akhirnya menjadi pasar harian. Pasar ini sangat mudah dijangkau karena lokasinya yang berada di tengah kota.
5769 Total Views 13 Views Today
10 Penanda Sejarah Bogor
5 (100%) 2 votes
(Visited 1,247 times, 1 visits today)


About

independent blogger | friendship lover | truth hunter | hypocrisy hater | humble humorist


'10 Penanda Sejarah Bogor' have 4 comments

  1. 07/11/2015 @ 8:52 pm Fahmi (catperku)

    paling sering ke kebun raya bogor, stasiun, sama istana bogor 😀

    Reply

  2. 07/12/2015 @ 1:00 pm Hadi fahmi

    wah bogor memang menyimpan banyak sejarah ya

    Reply

  3. 10/27/2016 @ 11:26 am ADANAN

    BOGOR ITU TEMPAT KELAHIRANKU WALAU AKU SEKARANG ADA DI BANTEN SERANG, BOGOR SEKARANG SANGAT JAUH DENGAN SEWAKTU AKU KECIL T(TAHUN 1970 SAPAI 1990) DULU SEJUK LALULINTAS LANACAR ,SEKARANG UDARANYA MULAI PANAS DAN LALULINTASNYA MACET PARAH,RUMAH -RUMAH TUANYABANYAK YANG JADI RUKO…..TOLONG JAGA KELESTARIAN BUDAYA DAN ASET BUDAYANYA ………………………….

    Reply

  4. 10/27/2016 @ 12:37 pm ADANAN

    BOGOR ITU TEMPAT KELAHIRANKU WALAU AKU SEKARANG ADA DI BANTEN SERANG, BOGOR SEKARANG SANGAT JAUH DENGAN SEWAKTU AKU KECIL T(TAHUN 1970 SAPAI 1990) DULU SEJUK LALULINTAS LANACAR ,SEKARANG UDARANYA MULAI PANAS DAN LALULINTASNYA MACET PARAH,RUMAH -RUMAH TUANYABANYAK YANG JADI RUKO…..TOLONG JAGA KELESTARIAN BUDAYA DAN ASET BUDAYANYA ………………………….

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool