Share on Pinterest
More share buttons
museum peta

10 Bangunan Peninggalan Belanda di Bogor

Bogor memang kota yang kaya sejarah. Betapa tidak,  peninggalan sejarah yang berbentuk benda cagar budaya misalnya bangunan era kolonial pun sangat banyak. Baru-baru ini, Dinas Kebudayaan dan Parekraf Kota Bogor mendaftarkan 487 benda cagar budaya baik yang berupa peralatan dan benda seperti lukisan, alat jahit, mesin pemotong, keramik, lampu maupun gedung dengan bangunan lainnya dari sekitar 600 yang telah di-data. Kegiatan pendataan ini dilakukan sejak Oktober 2014 hingga Maret 2015. Jadi, tak lengkap rasanya kalau kamu menikmati wisata bogor tanpa mampir ke minimal 3-5 situs bersejarah ini kan?

Nah, sebelumnya, sudah terdaftar 27 Benda Cagar Budaya loh pada tahun 2007 dan sudah mendapat SK Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.  Misalnya diantara 27 itu, terdapat beberapa bangunan peninggalan Belanda.  Balai kota Bogor (dulu Gedung Keresidenan Bogor), Stasiun KA Besar Bogor, Markas Kodim 0606/Bogor, Markas Korem 061/Suryakancana, Gedung Blenong (BPN), RRI Regional II Bogor, Kantor Pos Juanda, Lapas Paledang, Museum Zoologi, Monumen dan Museum Peta, Makam Raden Saleh, Gereja Katedral, Gereja Zebaouth, Kapel Regina Pacis, juga sekolah seperti YZA 2 Bogor, SMPN 2, dan gedung SMA dan SMPN 1.

Tentang Stasiun KA, Istana Bogor, Balaikota sudah pernah saya bahas di sini, nah kali ini saya ingin tampilkan 10 dari beberapa yang kadang luput dari kita, terutama sebagai warga bogor sendiri.

1. Kapel Regina Pacis

Kapel atau tempat berdoa ini menjadi satu dengan biara dan didirikan tahun 1909. Saat ini, kapel ini berada di dalam kompleks SD Regina Pacis bogor dan sampai saat ini masih dipergunakan.

Kapel Regina Pacis

Sumber : databudaya[dot]net

2. Lapas Paledang

Lapas ini berada persis di dekat jembatan penyeberangan menuju Stasiun KA Bogor. Di seberang pertigaan menuju ke jalan Paledang yang menanjak ke atas dan tembus ke Jalan Juanda. LP atau Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) ini adalah penjara yang sudah digunakan sejak masa kolonial, yaitu tahun 1906.

Lapas Paledang

Sumber : antarabogor[dot]com

3. Monumen dan Museum Peta

Museum PETA (Pembela Tanah Air) ini berada di Jalan Jend Sudirman No 35. Selurusan dengan Istana Bogor ke arah Warung Jambu, Air Mancur dan GOR. Tempat inilah saksi sejarah bagaimana para pemuda yang dilatih ole Jepang sebagai “PETA” sejak 1943 menjadi tentara terlatih pribumi pertama Indonesia dan menjadi ujung tombak perjuangan dan cikal bakal TNI. Gedung ini sebelumnya didirikan tahun 1745 oleh KNIL (Koninklijk Nederlandsche Indie Leger) alias tentara Hindia Belanda.

Sejak 1995, dijadikan Museum PETA, dengan peletakan batu pertama pembangunan pada tahun 1993  oleh Alm. Umar Wirahadikusumah, Wapres RI pada waktu itu yang juga sesepuh PETA.

Museum Peta

Sumber : Cukuptau[dot]wordpress[dot]com

4. Kantor Pos Juanda

Sesuai namanya, kantor pos ini berada di Jalan Juanda, Bogor. Kantor pos ini juga merupakan kantor pos besar/utama di Bogor sejak dulu hingga sekarang.  Kantor Pos besar ini dulu adalah Gereja pertama di Kota Bogor (Buitenzorg) , dibangun tahun 1845 dan digunakan bergantian oleh pemeluk Katolik maupun Protestan. Namun karena sudah banyak penduduk dan masing-masing membuat gereja sendiri yaitu Gereja Katedral untuk Katolik dan Gereja Zebaoth untuk Protestan di lokasi yang tidak jauh, maka Pemerintah Belanda menjadikannya kantor pos, terutama karena letaknya yang strategis di dekat Jalan Pos atau Post Weg.

Kantor Pos Juanda

Sumber : Wikimapia

5. Museum Zoologi

Museum Zoologi Bogor berlokasi persis di samping Pintu Masuk Utama Kebun Raya Bogor. Museum ini didirikan tahun 1894 bernama Landbouw Zoologisch Laboratorium, digagas oleh J.C. Koningsberger, ahli botani jerman. Pada tahun 1906, museum ini berubah nama menjadi Zoologisc Museum and Wekplaats, dan empat tahun kemudian, berganti lagi menjadi Zoologisch Museum en Laboratorium. Nah, pada masa kemerdekaan, museum ini diberi nama Museum Zoologicum Bogoriense, dan pasca 1947 pemerintah mengganti nama menjadi bahasa Indonesia bernama Museum Zoologi Bogor.

Kamu tahu arti Zoologi? Yup, ilmu hewan. Sesuai namanya, koleksi fauna di museum ini sangat lengkap loh. Ada 24 ruangan yang berisi koleksi spesies fauna mulai mamalia, ikan, burung, reptil, moluska dan serangga-serangga.

Museum Zoologi

Sumber : Panoramio[dot]com

6. Gereja Zebaoth dan Gereja Katedral

Dua gereja ini merupakan gereja yang menjadi tempat umat Kristiani beribada hingga sekarang. Gereja Katedral untuk Katolik, dan Gereja Zebaoth untuk Protestan. Gereja Katedral yang berlokasi di Jalan Kapten Muslihat, di pertigaan pangkal jalan sebelum Taman topi dan di samping bangunan SMP/SMA 1 Bogor dibangun 1896, dari pekarangan luas dan menjadi sentra kegiatan umat katolik di Bogor dan sekitarnya. Sedangkan Gereja Zebaoth yang juga populer disebut “gereja ayam” karena patung ayam di puncak menaranya ini dibangun tahun 1920 dan pada tahun 1948 dialihkan ke Sinode GPIB dari kepengurusan Belanda. Lokasi Gereja Zebaoth juga tak jau dari kompleks Istana dan Kebun Raya serta bangunan SMP SMA 1 yang juga cagar budaya peninggalan yang penting di kota bogor.

Gereja Zebaoth

Sumber : Indonesia[dot]Travel

Gereja Katedral

Sumber : Kebudayaanindonesia[dot]net

7. SMP dan SMA 1

Gedung sekolah SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Bogor ini adalah gedung MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) atau Sekolah Menengah Pertama sejak jaman Belanda. Sekolah ini kemudian dipugar dan ditambah beberapa gedung lain pada tahun 1946 dan 1950. MULO juga pernah menjadi saksi bisu perebutan kemerdekaan dimana gedung ini berhasil direbut oleh para pejuang gerilya untuk markas. Sekolah yang menampung SMP dan SMA ini terletak di pertigaan lampur merah antara jalan kapten muslihat dan jalan Juanda bogor. Di sekitar gedung ini terdapat beberapa cagar budaya menarik lainnya, termasuk Istana bogor, kebun raya, gedung kantor Pos, gereja Zebaoth dan katedral, dan seterusnya.

SMA 1 Bogor

Sumber : Databudaya[dot]net

8. Makam Raden Saleh

Raden Saleh merupakan pelukis ternama asal Indonesia yang diakui dunia.  Jika kamu ingat lukisan Pangeran Diponegoro yang ditangkap Belanda, itu karya beliau. Meninggal tahun 1880 dan dimakamkan di Bogor, banyak orang bogor sendiri tidak tahu. Bahkan tak tahu siapa Raden Saleh. Pemakaman yang berada didalam gang sempit pun terhimpit oleh pemukiman padat. Jadi, ini tantangan kita semua untuk mengenal banyak tokoh yang mengharumkan bangsa ini, termasuk di bidang seni budaya.

Makam Raden Saleh

Sumber : Merdeka[dot]com

9. Sekolah YZA 2 Bogor

Jujur saja, mendengar kata YZA kamu lebih kenal dengan SMK YZA yang kerap kali tawuran bukan? Miris ya. Padahal salah satu gedung di kompleks Sekolah YZA ini, yaitu SMA YZA 2 Bogor merupakan cagar budaya peninggalan kolonial.  Sekolah milik Yayasan Zelani Al-Mansyur (YZA) ini memang menempati gedung di jalan Semeru No. 59 Bogor Tengah. Tak jau dari sentra Pusat Grosir Bogor (PGB) dan Jembatan Merah yang legendaris. Di dalam kompleks sekolah ini sebenarnya terdapat banyak sekolah yang dikelola oleh YZA, seperti SMP YZA 2 Bogor, SMA YZA 2 Bogor, SMK YZA 3 Bogor, dan SMK YZA 4 Bogor walau demikian masyarakat mengenalnya dengan YZA 2 Bogor saja. Selain itu, ya biang tawuran.

Bangunan gedung sekolah ini pada zaman kolonial merupakan rumah tinggal yang dikelilingi kompleks asrama atau tangsi tentara. Namun karena kompleks tentara ini menggunakan lokasi untuk pemantauan, maka rumah ini pun dipasang menara yang menyatu dengan rumah tersebut. Perkiraan di bangunnya menara ini pada tahun 1906.

sumber : kekunaan.blogspot.com

sumber : kekunaan.blogspot.com

10. Markas Korem 061/Suryakancana

Gedung Markas Komando Resor Militer 061 Suryakancana ini pada masa pemerintahan Belanda digunakan sebagai Sekolah Teknik (Ambasschool) sekitar tahun 1940-1942. Kemudian pada saat Jepang masuk, gedung beralih fungsi menjadi rumah tinggal Residen (Shecokang). Pada tahun 1971, gedung ini menjadi markas KOREM 061/Surya Kencana Bogor yang sebelumnya bermarkas di Jalan Ir. H. Juanda Bogor dari tahun 1950 s.d. 1971.

Markas Korem 061 Suryakancana

Sumber : Korem061suryakancana[dot]mil[dot]id

Nah, itu seklumit peninggalan bangunan masa kolonial belanda yang perlu kamu ketahui sehingga wisata di bogor pun kamu tak lupa dengan berkunjung ke beberapa situs cagar budaya ini.  Jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah!

40233 Total Views 3 Views Today
10 Bangunan Peninggalan Belanda di Bogor
5 (100%) 1 vote
(Visited 13,791 times, 1 visits today)


About

managing editor-at-large ----- travel, tech, edu, lifestyle blogger at unggulcenter.org


'10 Bangunan Peninggalan Belanda di Bogor' have 2 comments

  1. 06/10/2015 @ 3:16 pm Fahmi

    Pengen ke museum zoologi tapi gagal mulu~ entah kenapa pas kesana selalau tutup 😐

    Reply

  2. 06/16/2015 @ 1:24 am bundashidqi lia

    wah baru ngeh ada musium PETA.. makasih infonya 🙂

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2015 Hellobogor.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool